INFO 1 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 2 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 3 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 4 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 5 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya.
Menu
Model
Beranda » Model » Ducati Scrambler Sixty2

Ducati Scrambler Sixty2

Preview
Selena Gomez
Sales Executive
Deskripsi

Kelebihan Ducati Scrambler Sixty2

  • Bobot ringan.
  • Dengan harga Rp200 jutaan, Anda bisa memboyong Ducati, brand premium Italia.
  • Asyik diajak menjelajah aspal maupun tanah.
  • Jarak kursi ke permukaan jalan pas untuk postur tubuh Orang Indonesia.

Kekurangan Ducati Scrambler Sixty2

  • Harga ekonomis berpengaruh pada minimnya fitur yang dimiliki.
  • Panel instrumen terasa kosong.
  • Torsi baru ada pada putaran mesin yang cukup tinggi

Warna Ducati Scrambler Sixty2

Scrambler Sixty2 tersedia dalam 1 warna yang berbeda - Orange

Review Ducati Scrambler Sixty2

Overview

Ducati cukup peka dalam membaca pasar otomotif dunia. Terkenal dengan produk motorsport, rupanya Ducati juga tergiur dengan segmen Scrambler. Tidak mengusung mesin yang begitu besar, sepertinya Scrambler Sixty2 masih nyaman dikendarai sehari-hari.

Tak perlu ragu desain Scrambler Sixty2, guratan Italia selalu berhasil memanjakan mata. Padahal, sebetulnya tidak banyak ornamen yang menempel. Motornya simple tanpa adanya fairing, bahkan cenderung seperti motor klasik. Bisa dibilang motor ini produk entry level. Hal ini disebabkan kapasitas mesin yang tidak terlalu besar dan harga yang masih terjangkau untuk kelas Ducati.

Sebetulnya, Sixty2 punya kakak yang berbentuk identik, Scrambler Icon yang memiliki kapasitas mesin lebih besar. Secara bentuk, dimensi dan basis rangka yang dimiliki, sama persis dan diwariskan seutuhnya ke Sixty2. Perbedaan kentara hanya pada penggunaan suspensi depan serta ukuran bore yang lebih besar.

Dimensinya memang tidak terlalu bongsor, posisi duduk pun cenderung rendah. Tetapi wheelbase motor ini cukup panjang, hampir menyentuh angka 1,5m. Tentu saja, hal itu cukup menyulitkan saat berada pada jalanan padat. Apalagi saat ingin berputar balik. Stangnya lebar dan posisi duduk yang sangat tegak khas motor Scrambler. Dari posisi mengemudi seperti itu, dapat dibayangkan berlama-lama di atas motor ini cukup nyaman.

Fitur

Ada layar LCD berbentuk bundar dengan balutan alumunium. Itu satu-satunya yang menempel pada panel instrumen Sixty2. Posisinya terletak condong ke kanan, sehingga ruang kiri dan tengah pada stang terasa kosong. Agak aneh melihat komposisinya, seperti motor yang belum selesai dimodifikasi. Menu yang di tampilkan pun sangat sederhana. Ada speedometer, tachometer, trip meter serta indikator bensin. Sampai ke bagian stang, hanya ada saklar-saklar fundamental di motor pada umumnya. Dengan ini kami cukup mengerti mengapa harganya relatif terjangkau.

Biasanya motor dua alam seperti ini sudah mengadaptasi suspensi upside down. Tetapi pada Sixty2 tidak diaplikasikan, suspensi itu baru ada pada kakaknya Scrambler Icon. Walau begitu, peredam teleskopik lansiran Showa yang terpasang, berukuran cukup besar dengan diameter 41mm. Untuk di bagian belakang, suspensi tunggal Kayaba yang diletakkan di sebelah kiri dapat diseting sesuai

Desain

Jujur, saat melihatnya, sama sekali tidak mencirikan Ducati. Kesan sport yang biasa melekat tidak berbekas pada Scrambler Sixty2. Bila dianalogikan, seperti Anda melihat badge Ferrari menempel pada sebuah SUV. Tapi untungnya, hal ini tidak buruk. Desain simplenya tetap saja keren.

Perpaduan antara klasik dan modern tertuang di motor ini. Headlamp hanya berbentuk bundar biasa, dilapisi ring alumunium hitam. Tetapi pencahayaannya berasal dari bohlam LED yang modern. Begitu pula stoplamp belakang, sekilas hanya berbentuk segaris. Saat menyala, bohlam LED nya berjajar membentuk setengah lingkaran yang sangat cantik. Tangki berkapasitas 14 liter juga berdesain simple dan ramping. Berpadu dengan jok yang melekuk ke atas di belakang.

Dengan ground clearance yang cukup tinggi, mestinya turut membuat motor ini tinggi. Tetapi ternyata, jarak dari kursi ke tanah hanya 790 mm. Bahkan Ducati menyediakan opsional jok yang lebih pendek 20mm. Ukuran ini sangat realistis untuk dikendarai oleh Orang Indonesia.

Untuk dimensi keseluruhan, motor ini memiliki panjang 2.150 mm, lebar 860 mm dan tinggi 1.165mm. Masih dalam batas wajar, tidak begitu besar juga tidak begitu kecil. Cukup terasa panjang dan cukup menyulitkan saat bermanuver di jalanan padat. Untung saja, untuk kelas motor 400 cc bobotnya ringan, hanya 183 kg dalam keadaan tangki penuh.

Urusan sepatu, pelek lightweight alloy 10 spoke menghiasi kedua roda motor. Pada bagian depan peleknya berukuran 3.00” x 18” dengan balutan ban Pirelli MT 60 RS 110/80 R 18. Sedangkan di bagian belakang, ukuran pelek membengkak di angka 4.50” x 17” dengan jenis ban yang sama tetapi berukuran 160/60 R17.

Mesin & Konsumsi BBM

Konfigurasi mesin L Twin yang unik tertanam dalam rangka motor ini. Kapasitasnya 399 cc dengan dua katup persilindernya dan didinginkan oleh udara. Tenaga puncaknya baru dapat diraih pada 8.750 rpm yang menghasilkan sekitar 40 PS. Torsinya, ada pada angka 34 Nm yang mulai muncul pada 8.000 rpm. Sepertinya karakter performa mesin L-Twin baru muncul di putaran yang tinggi. Rasio kompresinya biasa saja, hanya 10,7:1. Masih sanggup meminum BBM oktan 92.

Pengereman

Fitur bisa dibilang sangat minim. Tetapi untuk urusan safety pengereman, tidak ada yang menjadi sebuah opsional. Di roda depan ada cakram besar berukuran 320 mm dengan kaliper dua piston. Sedangkan di bagian belakang, cakramnya berukuran 245mm dengan kaliper satu piston. Keduanya sudah terintregasi dengan ABS. Dan yang menarik, semua teknologi ini dibuat oleh Brembo.

Harga Ducati Scrambler Sixty2

2 type available
Ducati Scrambler Sixty2
Type Harga
StandardRp 240.900.000
Urban EnduroRp 416.900.000
Kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami.
Hubungi Kami





Kode Keamanan tidak terbaca? Refresh

Selena Gomez
Sales Executive
Selena Gomez
Sales Executive

Selena Gomez

Sales Executive
Auto 123 Jakarta - Jl. PB Sudirman No.212 Jakarta Pusat
Kunjungi website kami di dealermotor.top/ducati
Ditayangkan: 3 Oktober 2019 |
Simulasi Kredit

Untuk membuat Anda lebih yakin, kami juga menyediakan alat simulasi kredit agar Anda bisa merencanakan kredit kendaraan Anda bersama kami. Dengan adanya alat simulasi kredit ini, Anda akan mengetahui jumlah uang muka dan angsuran (cicilan) tiap bulannya.

*Perhitungan simulasi ini tidak bersifat mengikat dan dapat berbeda dengan perhitungan di setiap dealer.




Model Lain
1 type available
Ducati Hypermotard
Harga mulai
Rp 515.900.000
2 type available
Ducati Scrambler Sixty2
Harga mulai
Rp 240.900.000
1 type available
Ducati Panigale V4
Harga mulai
Rp 799.000.000
3 type available
Ducati MultiStrada
Harga mulai
Rp 379.000.000
1 type available
Ducati Scrambler Cafe Racer
Harga mulai
Rp 409.000.000
2 type available
Ducati Panigale
Harga mulai
Rp 658.900.000